Penataan Perlintasan Rel Kwadungan Bikin Jalan Lebih Lapang

Kediri – Akses jalan di perlintasan sebidang JPL 288 kawasan Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri kini terasa lebih lega setelah dilakukan penataan dan pelebaran jalan. Patok pembatas yang sebelumnya membuat ruas jalan menyempit resmi dicabut pada Kamis malam (5/3).

Langkah tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya. Penataan ini juga melibatkan sejumlah instansi lain seperti Dinas Perhubungan Kabupaten KediriPolres Kediri, serta PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun.

Selain mencabut patok pembatas, proses penataan juga disertai pelebaran jalan di area perlintasan rel. Dengan perubahan tersebut, lebar jalan kini disesuaikan dengan kondisi ruas jalan sebelum memasuki perlintasan sehingga arus kendaraan dapat mengalir lebih lancar.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, menjelaskan bahwa penataan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan bagi pengguna jalan.

Menurutnya, perlintasan JPL 288 merupakan salah satu titik dengan tingkat mobilitas kendaraan yang cukup tinggi. Setiap hari, ribuan kendaraan melintas di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk.

Sebelumnya, kondisi jalan yang menyempit di area perlintasan sering menimbulkan antrean kendaraan cukup panjang. Oleh karena itu, pelebaran jalan diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan dampak positif bagi kelancaran mobilitas masyarakat.

Denny juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi seperti ini akan terus dilakukan untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, tidak hanya di Kabupaten Kediri tetapi juga di berbagai wilayah lain di Jawa Timur yang berada dalam cakupan kerja BTP Surabaya.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang karena aspek ini menjadi prioritas utama,” ujarnya kepada awak media.

Perlintasan JPL 288 sendiri berada di kawasan Kwadungan yang dikenal sebagai wilayah industri. Lokasinya di Jalan Gajah Mada menjadi salah satu akses penting yang menghubungkan Kota Kediri dengan wilayah timur dan selatan Kabupaten Kediri.

Dengan kondisi jalan yang kini lebih lebar, arus lalu lintas di kawasan tersebut diharapkan semakin lancar sekaligus dapat meminimalkan potensi risiko kecelakaan di area perlintasan rel.

(Red.EI)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama